PT Citius Solusi Indonesia, bersama First Solution dan PT Mutu Era Jaya, menggelar dua pelatihan awareness pada 15 dan 16 Oktober 2026. Hari pertama membahas ISO 27001:2022 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi): konsep dasar, identifikasi risiko, dan peran individu menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Hari kedua membahas ISO 37001:2025 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan): prinsip dasar, peran individu mencegah penyuapan, dan penerapan budaya integritas serta akuntabilitas. Kedua pelatihan menunjukkan komitmen perusahaan membangun budaya kerja yang aman, transparan, dan akuntabel.
Citius Solusi Indonesia Perkuat Budaya Keamanan Informasi dan Anti Penyuapan Lewat Training ISO 27001:2022 dan ISO 37001:2025
Jakarta - PT Citius Solusi Indonesia bersama First Solution dan PT Mutu Era Jaya menyelenggarakan dua rangkaian pelatihan awareness pada 15 dan 16 Oktober 2026. Pelatihan tersebut mencakup ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dan ISO 37001:2025 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kompetensi tim dalam tata kelola, perlindungan data, dan integritas bisnis.
Hari Pertama: Membangun Kesadaran Keamanan Informasi (ISO 27001:2022)

- Konsep dasar keamanan informasi, sebagai landasan memahami bagaimana informasi perlu dikelola dan dilindungi.
- Identifikasi risiko dan upaya perlindungan data, agar potensi ancaman dapat dikenali lebih dini dan ditangani secara tepat.
- Peran individu dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi, tiga prinsip inti yang dikenal sebagai CIA triad.
Pendekatan ini menegaskan bahwa keamanan informasi bukan hanya urusan tim teknologi informasi. Setiap anggota organisasi, dari level mana pun, memegang peran dalam menjaga data tetap aman. Di era digital, melindungi data berarti menjaga kepercayaan pelanggan, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya.
Hari Kedua: Menanamkan Integritas Lewat ISO 37001:2025

- Prinsip dasar sistem manajemen anti penyuapan, yang menjadi kerangka pencegahan, deteksi, dan penanganan risiko penyuapan.
- Peran setiap individu dalam mencegah praktik penyuapan, karena pencegahan bergantung pada kesadaran dan sikap seluruh insan perusahaan.
- Penerapan budaya integritas dan akuntabilitas di tempat kerja, agar nilai-nilai tersebut hidup dalam keseharian, bukan hanya tertulis dalam kebijakan.
Bagi perusahaan, integritas bukan sekadar nilai, tetapi fondasi kepercayaan dengan klien dan mitra bisnis.
Dua pelatihan ini mencerminkan komitmen Citius Solusi Indonesia untuk memperkuat dua pilar penting dalam operasional bisnis: perlindungan informasi dan penegakan integritas. Melalui peningkatan kompetensi tim, perusahaan berupaya membangun budaya kerja yang aman, transparan, dan akuntabel.
Kolaborasi dengan First Solution dan PT Mutu Era Jaya turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini dan memperkaya pengalaman belajar para peserta.
